Easy to Read
Facebook Twitter Linkedin Youtube Instagram

Activity

  • Kofod Nash posted an update 1 year, 5 months ago

    Bagi kebanyakan umat Muslim, tentu tak asing dengan yang namanya Sufi. Sufi sendiri merupakan seseorang yang mendalami ilmu tasawuf, sebuah ilmu di mana mereka mencoba membersihkan diri mereka dari seluruh “kotoran” dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Tentunya ada beberapa tokoh sufi yang tenar. Salah satu yang mungkin banyak dikenal oleh orang yaitu Abu Nawas. Abu Nawas sendiri diketahui sebagai penyair sufi yang mewujudkan karya dengan poin yang mendalam. Akan tetapi, ada hal lain yang dikenang dari beliau, ialah beberapa kisah jenakanya. Ya, Abu Nawas memang memiliki sebagian cerita lucu yang menarik untuk disimak. Pada tulisan kali ini akan kita bahas beberapa humor dan cerita sufi lucu dari Abu Nawas.

    Yang pertama perihal ia melarang rukuk dan sujud dalam shalat. Khalifah Harun Al-Rasyid tentunya kaget mendengar informasi tersebut. Pun Khalifah sendiri juga dibilang suka fitnah. Khalifah malahan memanggil Abu Nawas untuk memastikan kebenarannya. Saat ditanya, Abu Nawas mengiyakan perkataan hal yang demikian.
    annajiyah malahan mengancam sanksi mati terhadap Abu Nawas. Akan tapi Abu Nawas sendiri berkata apabila ucapan tersebut kurang lengkap. Ia berkata sekiranya memang tak perlu rukuk dan sujud ketika melaksanakan sholat jenazah. Untuk perkara fitnah, diceritakan dalam QS Al-Anfal ayat 28 bahwa kekayaan dan si kecil-buah hati yakni ujian (fitnah). Karena sang khalifah suka keduanya maka sang khalifah menyenangi fitnah itu.

    Lalu cerita sufi yang kedua merupakan diusirnya Abu Nawas. Suatu ketika Raja menerima mimpi apabila negerinya akan mengalami musibah sebab Abu Nawas ada di sana. Untuk menghindarinya, Abu Nawas seharusnya diusir dari negeri tersebut. Abu Nawas dibiarkan kembali dengan persyaratan tak diperbolehkan berjalan, berlari, merangkak, melompat, menunggang keledai atau hewan yang lainnya. Walhasil Abu Nawas sendiri diusir dengan bekal ala kadarnya. Karena kesusahan di negeri orang, walhasil Abu Nawas berusaha keras untuk mencari solusi. Sebagian hari kemudian, walhasil dia menemukan ide dan bergegas untuk pulang. Berita kepulangan Abu Nawas tentu menyebar ke semua negeri. Sang Raja pun mau mengenal bagaimana metode temannya pulang. Ia malahan kecewa saat mengetahui apabila Abu Nawas pulang dengan bergelayut di bawah perut keledai dan bukaan ditunggangi.

    Cerita yang ketiga yakni Abu Nawas yang ingin terbang. Kabar ini menjadi pembicaraan banyak orang dan membuat kegaduhan. Raja yang mendengar kabar tersebut, menentukan kepada Abu Nawas. Abu Nawas bahkan mengiyakan bila ia berkeinginan terbang pada hari Jumat di menara masjid. Raja malahan mengingatkan kalau Abu Nawas berbohong, karenanya ia menerima sanksi gantung. Hari Jumat malah tiba. Orang-orang berkumpul di daerah yang dijanjikan. Abu Nawas sendiri bersiap di tempatnya. Abu Nawas malah mulai merentangkan tangannya dan mengepakkan tangannya seperti burung. Akan tapi, dia sendiri tak terbang-terbang. Orang-orang pun bertanya kenapa ia tak terbang. Abu Nawas hanya menjawab kalau dia memang cuma mau terbang dan bukan dapat terbang. Mendengar hal itu, orang-orang pun hanya dapat mengagumi kepandaian Abu Nawas. Raja yang mendengar info dari bawahannya malah hanya bisa mengakak.

    Itulah tadi beberapa cerita sufi lucu dari Abu Nawas. Meski ceritanya terdengar konyol, ada nilai kehidupan yang dapat dipelajari dari kisah tersebut.